Friday, 4 January 2008

sajak?? puisi?? atau hanya ungkapan hatiku?

Cinta

Tiada yang senikmat cinta
surga loka turun ke dunia
membuai
membius manusia

Tiada yang selucu cinta
manusia menjadi badut dibuatnya
segala kepalsuan di lakukanya
cinta mulia dan suci tetap ada
dan kekal abadi
pabilapun aku tiada lagi



CAHAYA

Aku bukan cahaya terang di hatimu
aku hanyalah bintang yang kalah dari mentari
setidaknya ada yang mengerti
apa yang kurasakan
apa yang ku tak mengerti
dan apabila hati terluka
datang menghampiri kesakitanmu
datanglah padaku
datanglah untuku
untuk temukan cahayamu


KENAPA CINTA

Apa gerangan cinta
tidakah kau punya jiwa
tidakah kau punya nyawa
tidakah kau punya mata

tapi...
kenapa jadi buta seolah mati tanpa raga
berbias lamunan
taburkan kedengkian

hati....
kelam menghitam
tiada lagi cinta
lenyap senyap tanpa busana
tergantung di langit kelam


PUCUK BAMBU

Pucuk bambu sentuh biru
tak terbatas didadaku
percik air berkeriap
melembabkan pojok pojok hati

terbangkanlah angin
pucuk daun segar
kepermukaan danau sunyi
yang terlindung dari segala perasangka

ketulusan hati mengalirlah cepat
dan mewarnai segala hasrat
yang hampir memenjara langkahku


TANPA RASA

Cinta...
berjalan dengan sendirinya
tanpa mata tanpa rasa

jiwa....
melangkah indah turuni bukit dan lembah
dan tetap tanpa mata tanpa rasa

hati....
gemulai pesona abadi
dan tetap tanpa mata tanpa rasa

nurani....
menyatukan keindahan
melangkah gontai meniti mati